Panduan Aman Menggunakan Alat Medis
Ketika kamu atau keluarga sedang dirawat di rumah sakit, sering kali ada alat medis yang membantu proses penyembuhan. Supaya penggunaan alat tersebut tetap aman dan efektif, yuk kenali fungsi dan cara penggunaannya dengan benar.
Infus
Infus membantu memasukkan cairan atau obat langsung ke dalam tubuh.
Tips aman:
Beritahu perawat jika kamu ingin ke kamar mandi.
Jangan mengatur tetesan infus sendiri.
Minta bantuan perawat saat ingin mengganti pakaian.
NGT (Selang Hidung ke Lambung)
Selang ini digunakan untuk memasukkan makanan atau obat bagi pasien yang tidak bisa makan lewat mulut.
Tips aman:
Hanya perawat yang boleh memasukkan cairan.
Jaga kebersihan selang.
Jangan memberi makan atau minum lewat selang sendiri.
Jangan cabut atau biarkan selang terbuka.
Kateter Urine (DC)
Kateter membantu mengeluarkan urine bagi pasien yang tidak bisa buang air kecil sendiri.
Tips aman:
Jaga kebersihan area sekitar selang.
Kosongkan kantong urine sebelum penuh.
Jangan tekuk atau cabut selang sendiri.
Segera lapor perawat jika perut terasa penuh atau nyeri.
Syringe Pump
Alat ini mengatur pemberian obat cair secara otomatis dan terukur.
Tips aman:
Lapor perawat jika cairan sudah hampir habis.
Jangan matikan atau atur alat sendiri.
Lapor perawat jika ingin ke kamar mandi.
WSD (Water Sealed Drainage)
WSD digunakan untuk mengeluarkan udara atau cairan dari rongga dada.
Tips aman:
Lapor perawat jika cairan hampir penuh.
Jangan buang cairan sendiri.
Pastikan selang tidak terlipat.
Jangan cabut selang sendiri.
Segera lapor bila sesak napas bertambah.
Nebulizer
Nebulizer mengubah obat cair menjadi uap agar mudah dihirup oleh pasien dengan gangguan pernapasan.
Tips aman:
Jangan lepas masker sebelum uap habis.
Lapor perawat jika obat habis atau alat berhenti.
Jangan matikan alat sendiri.
Oksigen
Oksigen membantu pasien bernapas lebih mudah.
Tips aman:
Pastikan selang terpasang dengan baik.
Jaga posisi pasien setengah duduk agar napas lebih lega.
Jangan ubah volume oksigen sendiri.
Jangan cabut selang oksigen tanpa bantuan perawat.
Drain Luka
Drain berfungsi mengeluarkan cairan dari area luka setelah operasi.
Tips aman:
Lapor perawat jika area luka bengkak, nyeri, atau cairan penuh.
Jangan buang cairan sendiri.
Pastikan selang tidak terlipat.
Jangan cabut drain tanpa pengawasan perawat.
Ingat:
Setiap alat medis dirancang untuk membantu proses penyembuhan. Gunakan dengan hati-hati dan selalu minta bantuan tenaga medis bila ragu.

